• IWA ENERGY
|

  • “Enhance Good Growth”
  • “EGG-2000 System”

BIO FERTILIZER

EGG 2000 SYSTEM

SUPERISSE memberikan solusi melalui pendekatan sistemik. Kebutuhan nutrisi untuk tanaman akan terpenuhi secara berkesinambungan dengan memperbaiki ekosistem tanah secara menyeluruh.

WATCH VIDEO

Bakteri Unik SUPERISSE “Enhanced Nitrogen Fixing Microorganism”, hanya ditemukan dalam produk Bio Fertilizer SUPERISSE.

ENHANCE GOOD GROWTH

Solusi Bio Fertilizer SUPERISSE ditujukan untuk meningkatkan produktifitas lahan secara signifikan dengan tidak mengganggu ekosistem tanah untuk mempertahankan kesuburan tanah.

Bio Fertilizer SUPERISSE - EGG 2000 SYSTEM

adalah produk PUPUK HAYATI (Bio Fertilizer) dengan kandungan MIKROBA UNIK yang membedakannya dari produk pupuk hayati lainnya, mikroba unik yang lebih agresif menambat N yang sangat dibutuhkan tanaman.

Enhanced Nitrogen-Fixing Micro-organism adalah mikroorganisme hasil rekayasa bioteknologi yang dikembangkan oleh IWA Energy yang hanya dapat ditemukan dalam produk SUPERISSE.

Enhance Good Growth adalah penjabaran Mission Statement SUPERISSE menjadi rencana tindakan yang sistematis, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

EGG 2000 SYSTEM is a set of rules...the way how SUPERISSE enhance land productivity through a systematic back-to-nature-richness approach.

Ragam informasi untuk memperkaya wawasan anda

For Your Insight

Temukan kumpulan dokumen legal dan sertifikat SUPERISSE

Certificate

Jonathan Suwandi

Founder

Founder Speech

Tuhan menciptakan segala sesuatu, dan Dia melihat bahwa segala sesuatu yang diciptakanNya amat sangat baik...

Rasanya tidak berlebihan kalau para pujangga kehabisan kata-kata untuk mengungkapkan dengan takjub, bahwa Tuhan sedang gembira dan sambil membayangkan surga ketika menciptakan Indonesia. Tanah Indonesia...

Tetapi menjadi ironi yang sangat menyakitkan, ketika mengetahui bahwa hampir semua petani Indonesia hidup dalam kekurangan, hidup miskin dikuasai kebodohan dan tanpa harapan. Hanya segelintir petani yang cukup beruntung bisa merasakan manisnya surga di khatulistiwa ini.

Benang kusut yang membelit para petani ini seperti tidak akan pernah bisa diurai. Hanya keajaiban yang bisa melepaskan para petani dari berbagai permasalahan yang telah menjerat mereka turun temurun, dan yang akan mereka teruskan kepada keturunan mereka.

Di tengah permasalahan yang sangat sulit ditemukan ujung pangkalnya ini, SUPERISSE hadir dengan idealisme bahwa suatu saat, petani akan kembali bisa merasakan manisnya surga tanah airnya yang selama ini terhilang. SUPERISSE dibuat dengan tujuan supaya petani bisa mendapatkan segala kekayaan dari bumi Indonesia, dan mendapatkannya dengan berkelimpahan dan berkesinambungan. SUPERISSE bekerja untuk mengembalikan bumi Indonesia kepada kondisi terbaiknya, tanah yang sehat dan berlimpah nutrisi untuk setiap tanaman yang tumbuh diatasnya. Akan tiba waktunya, SUPERISSE memberikan tanah Indonesia yang subur dan kaya nutrisi kepada padi, jagung, sayuran, buah-buahan, bahkan kelapa sawit, karet, coklat dan semua tanaman para petani untuk hidup dan berbuah berlipat ganda dari yang dihasilkan saat ini.

Akan tiba waktunya, dengan berkat Tuhan Yang Maha Kuasa, dan hasil kerja keras bersama SUPERISSE...petani Indonesia akan hidup sejahtera, menikmati kekayaan sesungguhnya tanah air bumi Indonesia.

Read more

Dr. Ir. Elan Masbulan, Ms

Specialist : Perencana Pembangunan
Wilayah & Perdesaan, Farming System,
Technopreuner, dan Peternakan.

Expert Speech

Banyak yang tidak sadar, tanah adalah sumber daya alam yang paling utama yang dimiliki oleh manusia. Keutamaan tanah sebagai sumber daya utama semakin kuat karena tanah juga adalah sumber daya alam yang bisa diperbaharui. Keharusan untuk menjaga dan bahkan meningkatkan kualitas tanah secara lestari bukan sekedar slogan, tetapi merupakan keputusan strategis yang menentukan masa depan sebuah bangsa, bahkan umat manusia.

Saat ini hampir semua lahan yang sudah dikelola oleh petani atau perusahaan telah mengalami penurunan kesuburan atau produktivitasnya dan rusak, tanah menjadi sakit atau mati. Disebut mati karena kondisi tanah Lapisan Top Soil tipis memiliki bahan organik atau C-Organik (Bahan Organik Tanah) sangat rendah, rata-rata kurang dari 5 %.

Seperti diketahui, tanah yang mengandung cukup Bahan Organik Tanah mampu meningkatkan kemampuan tanah menahan air tersedia bagi tanaman dan memperbaiki tata kehidupan jasad tanah, khususnya bakteri sehingga seluruh proses mikroorganisme di dalam tanah lebih sempurna, memastikan produktivitas tanah yang tinggi secara berkelanjutan. Menjaga tingkat kecukupan Bahan Organik Tanah, bukan sebuah keputusan hanya atas pertimbangan pelestarian lingkungan semata, tetapi adalah kebijakan ekonomi yang sangat menguntungkan. Keputusan untuk menjaga kesehatan tanah adalah sebuah “keputusan bisnis” yang menjamin “pertumbuhan bisnis” yang sehat dan berkesinambungan (Sustainable Good Growth).

Masalah kerusakan tanah yang menjadi salah satu penghambat utama tercapainya Sustainable Good Growth sebenarnya bisa diatasi dengan memanfaatkan bioteknologi berbasis mikroba yang diambil dari sumber-sumber kekayaan hayati non sintetik. Tanah-tanah pertanian yang subur mengandung lebih dari 100 juta mikroba per gram tanah. Produktivitas dan daya dukung tanah tergantung pada aktivitas mikroba-mikroba tersebut menyediakan unsur hara bagi tanaman. Tiga unsur hara penting tanaman, yaitu Nitrogen (N), fosfat (P), dan kalium (K) seluruhnya melibatkan aktivitas mikroba tanah. Bio Fertilizer adalah salah satu penerapan bioteknologi berbasis mikroba yang saat ini sudah berkembang luas di seluruh dunia untuk menjawab tantangan ini. Dengan tersedianya bioteknologi berbasis mikroba, petani tidak perlu kawatir dengan masalah ketersediaan bahan organik, unsur hara, dan serangan hama dan penyakit tanaman. Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Canada, Australia dan Spanyol telah lebih dahulu menerapkan Sustainable Good Growth dengan mengembangkan dan menerapkan Bioteknologi Modern Ramah Lingkungan melalui sistem budidaya tanaman Biotek, Remediasi-Reklamasi-Rehabilitasi Lahan Pertanian dan penerapan Teknologi Industri Pangan. Bahkan pemerintah tetangga kita seperti Filipina, Thailand dan Malaysia memproduksi sendiri tanaman biotek, enzym dan bio-fertilizer dengan “dana APBN” dengan harapan dapat meningkatkan dan mengoptimalkan kreativitas petani untuk menghasilkan produk-produk unggulan berbasis keragaman hayati. Ironisnya semua bahan baku kegiatan-kegiatan di negara tetangga tersebut bahan bakunya diperoleh dari Indonesia. Sekarang adalah waktunya untuk Indonesia. Indonesia bisa dan seharusnya menjadi sentra agro industri dan pangan dan dunia.

Read more